BerberaNews.net, Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyatakan terbuka peluang Presiden Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke PSI usai menghadiri Rakernas malam nanti di Jakarta, Jumat (30/1/2026). Namun, Ali menegaskan PSI harus terlebih dulu memantaskan diri agar Jokowi mau bergabung.
Ahmad Ali memastikan Presiden Jokowi akan hadir dalam Rakernas PSI malam nanti. Menurut Ali, kehadiran Jokowi dalam acara PSI bukan kali pertama. "Nanti malam hadir. Gini, sebenarnya kalau Pak Jokowi hadir di acara PSI itu bukan baru pertama kali," kata Ahmad Ali saat dihubungi, Jumat (30/1/2026).
Ali mengungkapkan, Jokowi sempat menyatakan dukungan pada Kongres PSI tahun 2024 lalu. "Waktu kita Kongres Pak Jokowi justru memberi pernyataan yang sangat khas agar ke depannya akan sungguh-sungguh bekerja untuk PSI," jelas Ali. Dia menambahkan, Jokowi saat ini masih menimbang-nimbang untuk gabung ke PSI.
Ahmad Ali mengakui tingginya harapan kader-kader PSI agar Jokowi bergabung setelah Rakernas. "Pastinya, bukan cuma PSI, semua pasti mengharapkan tokoh sekaliber Pak Jokowi bergabung dengan PSI," ujarnya. Untuk itu, Ali menekankan PSI harus memantaskan dirinya agar bisa dilirik Jokowi.
Menurut Ali, pemantasan diri PSI mencakup memiliki struktur lengkap dan kepengurusan yang terurus hingga tingkat desa. Hal ini akan menjadi daya tarik bagi Jokowi. Ia melanjutkan, Jokowi mempertaruhkan reputasinya dan akan memilih partai yang memenuhi syarat.
Ali juga mengungkit kekalahan PSI di Pemilu 2024, meskipun saat itu didukung terang-terangan oleh Jokowi. "Artinya setelah ditelusuri ternyata bukan berarti Pak Jokowi tak punya efek, tapi PSI yang tidak punya struktur, kan begitu," imbuhnya.
Senada dengan Ahmad Ali, Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyatakan kehadiran Jokowi sangat ditunggu oleh para kader. Ia menyebut Jokowi sebagai ideolog PSI yang diundang untuk memberi pencerahan. "Insyaallah beliau akan hadir di tengah-tengah kader PSI se-Indonesia," ujar Raja Juli.