BerberaNews.net, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (20/1/2026) memamerkan uang tunai lebih dari Rp 1 miliar. Uang tersebut merupakan barang bukti dugaan suap terhadap Kepala Kantor KPP Madya Banjarmasin, Mulyono, yang terungkap dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu didampingi Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memimpin pameran barang bukti tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta.

Diketahui, uang tunai yang dipamerkan mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Uang ini diduga kuat merupakan bagian dari praktik suap dalam penanganan perkara perpajakan.

Berdasarkan informasi, OTT tersebut menjerat Mulyono, Kepala KPP Madya Banjarmasin, bersama sejumlah pihak lain. Mereka diduga terlibat dalam pengaturan proses administrasi pajak.

Uang yang diamankan diduga menjadi transaksi untuk memuluskan kepentingan tertentu dalam layanan perpajakan. KPK menegaskan operasi ini merupakan komitmen lembaga dalam menindak korupsi di sektor pelayanan publik.

Sementara itu, penyidik KPK masih terus mendalami aliran dana dan peran masing-masing pihak. Hal ini dilakukan untuk menentukan langkah hukum lanjutan dalam perkara tersebut.