Pelat Dinas Palsu Kemh...

Pelat Dinas Palsu Kemhan di Porsche Cayenne Terungkap, Pengemudi Diperiksa Polisi

Ukuran Teks:

BerberaNews.net, Jakarta – Teka-teki mobil Porsche Cayenne yang kedapatan menggunakan pelat dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mulai menemukan titik terang. Pelat dinas yang terpasang pada mobil sport mewah berwarna hitam itu ternyata palsu. Mobil tersebut ditemukan di area parkiran Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Rabu (28/1), dengan pengemudi berinisial RNN yang diketahui bukan pegawai Kemhan.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI sebelumnya telah menegaskan bahwa mobil Porsche Cayenne berpelat dinas 50212-00 tidak terdaftar sebagai inventaris resminya. Penggunaan pelat nomor dinas tersebut juga dinyatakan tidak sesuai peruntukannya.

"Berdasarkan hasil penelusuran administrasi, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai inventaris resmi Kemhan dan penggunaan pelat nomor dinas dimaksud tidak sesuai peruntukannya," tulis Kemhan melalui akun Instagramnya pada Kamis (29/1).

Pengemudi mobil tersebut mulanya ditangani oleh satpam Lanud Halim Perdanakusuma. Selanjutnya, koordinasi dilakukan dengan pihak Setprov Kemhan. Setelah itu, pengemudi dan kendaraan diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap mobil Porsche Cayenne yang kedapatan memakai pelat dinas Kemhan di Bandara Halim Perdanakusuma. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelat dinas tersebut dinyatakan palsu.

"Kalau dari hasil keterangan pemeriksaan saksi-saksi, data tersebut dipalsukan. Jadi (pelat dinas) bukan atas nama yang sesuai dari nomor registrasi yang tertera, baik itu dokumen maupun di pelat nomor," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta Barat, Jumat (30/1).

Menurut Budi Hermanto, mobil mewah itu terdeteksi menggunakan pelat dinas Kemhan saat terparkir di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu (28/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Kecurigaan petugas mendorong dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto juga menjelaskan asal-usul pelat dinas palsu tersebut. Pengemudi mobil yang kedapatan memakainya adalah laki-laki berinisial RNN.

RNN, menurut keterangan polisi, mengaku mendapatkan pelat dinas tersebut dari orang tuanya yang sudah meninggal dunia. "Nah ini sudah didalami, tadi kami sampaikan yang membawa adalah saudara RNN, memperoleh ini (pelat nomor). Dia melanjutkan dari almarhum orangtuanya. Jadi dokumen itu sudah dokumen lama milik almarhum orang tua, dilanjutkan, diperpanjang," ungkap Kombes Budi Hermanto di Jakarta Barat, Jumat (30/1).

Sementara itu, Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa kasus dugaan pemalsuan pelat Kemhan ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Pengemudi RNN juga telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur.

Meskipun demikian, RNN belum dilakukan penahanan. Polisi mempertimbangkan pendalaman terhadap beberapa barang bukti serta keterangan saksi-saksi. "Belum, belum, jadi masih status sebagai saksi. Tetapi sudah ada laporan polisi yang ditangani oleh Polres Metro Jakarta Timur dan dikenakan pasal 391 Ayat 2 KUHP Tentang pemasuhan surat," jelas Budi Hermanto.

Polisi saat ini masih terus mendalami motif pria berinisial RNN menggunakan pelat dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI yang dipalsukan pada kendaraannya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut alasan di balik penggunaan pelat nomor tersebut.

"Nah ini masih didalami untuk motif, karena kita melihat yang bersangkutan ini memang dalam proses pemeriksaan awal kondisi sakit sehingga baru datang kemarin hari Kamis," kata Budi Hermanto di Jakarta Barat, Jumat (30/1/2026).

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan