BerberaNews.Net, Turnamen golf untuk usia dini, Faldo Series, akhirnya kembali digelar di Indonesia setelah enam tahun absen. Kejuaraan amatir ini berlangsung di Gunung Geulis Country Club (West Course), Bogor, pada 6-8 Februari, bertujuan meningkatkan daya saing pegolf junior Tanah Air.
Turnamen bertajuk Faldo Series Indonesia (Gunung Geulis Country Club) presented by Birdie Bandits ini mempertandingkan dua kategori utama. Kategori pertama adalah Faldo Junior Tour untuk putra-putri usia 13-21 tahun, yang akan bermain 54 hole dan memiliki poin World Amateur Golf Ranking.
Sementara itu, kategori Faldo Futures dikhususkan bagi peserta putra-putri kelompok usia 7-12 tahun. Faldo Futures ini terbagi menjadi tiga kelompok usia: 7-8 tahun, 9-10 tahun, dan 11-12 tahun. Mereka akan bermain 18 hole yang dibagi dalam dua hari, masing-masing 9 hole per hari.
Menurut Chairman Birdie Bandits, Agung Budiman, Faldo Series Indonesia merupakan bagian dari program Birdie Bandits yang dimulai pertengahan 2025. "Tujuan kami mengadakan Faldo Series Indonesia ini adalah untuk meningkatkan competitiveness para junior players kita di Indonesia. Tentunya juga memberikan pengalaman yang baik untuk anak-anak bertanding di tournament level internasional," kata Agung dalam keterangan kepada detikSport.
Diketahui, Faldo Series Indonesia sebelumnya merupakan event rutin yang bergulir sejak 2007 di Damai Indah GC hingga 2019. Pada 2020, event tersebut diselenggarakan di Riverside Golf Club dengan nama "Faldo Series Asia Indonesia Championship", sebelum akhirnya vakum karena pandemi COVID-19 dan beberapa hal lainnya.
Agung Budiman menambahkan harapannya agar event ini bermanfaat untuk pengembangan junior di Indonesia. "Kita juga berharap semoga banyak yang antusias dengan event ini, karena Faldo Series sudah absen terlalu lama di Indonesia," sambungnya.
Faldo Series memang menjadi ajang yang dinanti para peserta amatir usia 16 dan 18 tahun. Pemenang dari Series di Indonesia akan berkesempatan untuk bersaing dengan para pegolf elite Asia dan dunia jika berhasil lolos ke World Final. Prestasi terbaik wakil Indonesia di ajang ini sebelumnya dibukukan oleh Fahmi Reza (16 tahun) dan Clement Erio (15 tahun) yang finis di posisi kelima dan keenam di masing-masing kelompok umur Faldo Series Asia Grand Final.
Pemenang dari masing-masing kelompok usia akan dikirim ke kompetisi yang lebih tinggi. Juara dan runner-up Junior Tour akan bertanding di Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17 di Laguna Lang Co, Vietnam, pada 22-24 April. Sedangkan pemenang dari Future Tour akan berkompetisi di Futures Final di Belfry, Inggris.
Faldo Series Indonesia ini merupakan event internasional pertama yang digulirkan Birdie Bandits, kelompok golf junior yang didirikan Gunung Geulis Country pada pertengahan tahun 2025. Agung, yang juga merupakan President Director Gunung Geulis Country Club, menjelaskan tujuan utamanya.
"Tujuan utamanya adalah untuk memberikan affordable access bagi para junior golfers kita. Kita semua tahu golf adalah olahraga yang sangat mahal. Sebagai sebuah club yang punya 36 holes, kami (Gunung Geulis Country Club) berkesempatan untuk memberikan akses murah untuk junior golfers kita," papar Agung.
Selain itu, tujuan selanjutnya adalah untuk membina dan membimbing para junior yang ingin mengembangkan permainan golf mereka. Untuk komitmen di tahun pertama, Birdie Bandits berjanji mengadakan turnamen setiap dua bulan sekali. "Faldo Series ini menjadi bagian dari agenda dan komitmen Birdie Bandits pada 2026. Sejak 6 bulan ini berdiri, Birdie Bandits sudah mempunyai lebih dari 40 anggota," tambahnya.
Ajang ini juga memberikan kemudahan bagi atlet binaan Persatuan Golf Indonesia (PGI). Mereka mendapatkan entry fee khusus untuk berkompetisi dalam turnamen ini. Para peserta dengan surat keterangan dari PGI yang sudah terverifikasi bisa memperoleh entry fee khusus yang disamakan dengan entry fee member Birdie Bandits.