BerberaNews.Net, Mantan manajer Chelsea, Mauricio Pochettino, membela pengelolaan The Blues di bawah kepemimpinan Todd Boehly. Ia menegaskan bahwa klub London tersebut memiliki rencana yang jelas, meskipun banyak pihak menilai Chelsea era ini tampak kacau dan tidak terarah.
Pochettino diketahui menjadi salah satu dari serangkaian manajer dan caretaker yang pernah menangani skuad Chelsea sejak era Todd Boehly dimulai pada tahun 2022. Pergantian pelatih yang bertubi-tubi menjadi sorotan utama publik.
Era Boehly diawali dengan Thomas Tuchel sebagai juru taktik, namun ia dipecat tak lama setelah musim dimulai. Posisinya kemudian digantikan Graham Potter yang rupanya hanya bertahan beberapa bulan. Bruno Salto lantas sempat menjadi caretaker sebelum legenda klub, Frank Lampard, juga ditunjuk sebagai caretaker.
Pochettino sendiri datang pada tahun 2023 dan hanya memegang tim selama semusim. Setelahnya, Enzo Maresca menggantikannya pada Juli 2024 dan berpisah Januari lalu. Tim kemudian dipegang Calum McFarlane sebagai caretaker, sebelum diambil alih Liam Rosenior. Kursi manajer Chelsea terbukti masih menjadi tempat duduk ‘panas’ setelah Rosenior hanya bertahan tiga bulan, dengan McFarlane kembali berperan sebagai caretaker.
Pergantian manajer yang begitu sering dalam tempo kurang dari empat tahun ini dianggap sebagai salah satu bukti bahwa pengelolaan klub tidak berjalan baik. Kritik juga menyasar kebijakan transfer dan perekrutan banyak pemain muda yang diikat kontrak jangka panjang berisiko. Hingga sejauh ini, berdasarkan data, baru segelintir pemain rekrutan yang benar-benar membuktikan diri sepadan, sebut saja Moises Caicedo dan Enzo Fernandez.
Chelsea era Boehly kerap dicibir tidak punya rencana jelas akibat situasi ini. Namun, hal tersebut disangkal oleh Pochettino, yang kini menangani timnas Amerika Serikat.
"Saya rasa mereka punya sebuah rencana ya. Mungkin memang berbeda dari sebelumnya bersama Abramovich," ungkap Pochettino, dikutip dari Sky Sports.
"Memang benar tidak mudah buat orang-orang memahaminya. Menurut saya mereka perlu menjelaskan rencananya," imbuhnya.